Tampilkan postingan dengan label Bahan Tulisan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bahan Tulisan. Tampilkan semua postingan

In Bahan Tulisan

Dewasa

Dulu aku tidak pernah mengerti tentang arti kata dewasa.
Apa dewasa itu dilihat dari usia?
Ternyata tidak, karena banyak yang masih terlihat seperti anak kecil.
Apa dewasa itu dilihat dari pemikirannya?
Ternyata tidak, karena banyak hanya sekedar teori dan kalimat.
Jadi, dewasa itu apa?
Dalam masalah yang sedang aku hadapi, aku mengerti akhirnya dewasa itu apa.
Dewasa itu mampu bersikap dan menghadapi masalah, sebesar apa pun itu masalahnya.
Dewasa itu bukan meninggalkan masalah tanpa solusi, menghindar dan bersembunyi, menunggu masalah itu hilang di telan waktu.
Itu bukan dewasa dalam bersikap, namun merupakan sikap dari seorang pecundang.



11 Februari 2015


deshitong ^ ^v

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Dalam Diam

Dalam diam aku berpikir.
Berpikir tentang diriku dan hal-hal yang telah terjadi dalam hidupku.
Dalam diam aku merenung.
Merenungkan hal-hal apa saja yang telah ku pinta dan Engkau kabulkan, Tuhan.
Dalam diam aku bersedih.
Bersedih tanpa mengeluarkan setetes air mata, karena air mata ini telah mengering.
Menangisi hal yang telah terjadi dan menangisi seorang manusia yang tidak tahu diri.
Dalam diam aku berdoa.
Memohon ampun pada Sang Penguasa, serta bersumpah "semoga Tuhan membalas semua yang telah terjadi pada diriku kepada dirinya."
Dalam diam aku bersujud.
Berterima kasih padaMu Tuhan, karena Engkau mengajarkan pelajaran berharga dalam hidupku.
Mengajarkan aku berpikir dan bersikap secara dewasa.
Bukan sebagai manusia pengecut dan pecundang.



11 Februari 2015


deshitong ^ ^v

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Lelucon

Lelucon kehidupan memang tidak selalu membuat kita tertawa terbahak.
Terkadang kita tidak mengerti dengan lelucon yang sedang kita lihat.
Lelucon yang mampu membuat orang lain tertawa bahagia, tapi kita justru menangis dan bersedih.
Bagi sebagian orang kesusahan dan penderitaan hidup orang lain adalah suatu lelucon yang lucu.
Bagi orang yang mengalami kesusahan melihat orang lain disekitarnya menertawakan dirinya bahkan menghina dirinya merupakan suatu lelucon yang tidak pernah bisa ditertawakan olehnya.
Sampai kapan pun kita tidak akan pernah mengerti dengan lelucon yang dihadirkan oleh kehidupan.


11 Februari 2015


deshitong ^ ^ v

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Kebodohan Dan Kegilaan

Aku memiliki otak dan logika, tapi aku bisa jadi orang yang bodoh dan idiot dihadapan kamu.
Aku memiliki otak yang cukup waras, tapi aku bisa jadi orang gila dihadapan kamu.
Aku tidak tahu apa yang kamu lakukan pada diriku dan otakku sehingga aku bisa begini.
Kebodohan dan kegilaan ini terjadi begitu sering.
Bodohnya aku masih merindukanmu sampai saat ini.
Gilanya diriku masih menyayangimu sampai saat ini.
Meskipun, entah berapa kali rasa sayang dan kangen yang aku ucapkan terabaikan olehmu.
Aku tidak tahu sampai kapankah kebodohan dan kegilaan ini terjadi.


19 Januari 2015


deshitong ^ ^v

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Kata

Kata hanya rangkaian dari setiap huruf yang disusun sedemikian rupa, hingga menghasilkan sebuah kata, bahkan satu kalimat yang indah.
Kata yang indah terkadang membuat kita terbuai dengannya.
Namun, kata indah itu lebih menyakitkan ketika dihadapkan dengan sebuah kenyataan.
Tetapi sayang, manusia terlalu bodoh untuk menafsirkan kata-kata indah itu.
Kata-kata itu sebagai sebuah angan bila tidak disertai dengan pembuktian.
Buktikanlah setiap kata yang telah terucapkan.
Jangan biarkan ia menjadi sebuah angan belaka.


2 Januari 2015


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Tangisan

Tangisan meraung-raung membuat semua orang menoleh dan bertanya, kenapa?
Namun, aku hanya terdiam dalam tangis.
Tangisan dalam diam di malam sunyi membuat semua itu terasa begitu menyakitkan, menyedihkan, dan memilukan.
Tangisan ini bukan untukmu, tapi untuk segala kenangan itu ditutup dengan rasa pahit dan rasa sakit hati.
Tangisan ini hanya aku yang merasakan, karena aku tahu kamu tidak pernah mengerti dengan segala kondisiku.
Semoga engkau berbahagia di atas segala tangisan ini.


31 Desember 2014


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Air Mata

Air mata menagajarkan aku tentang bagaimana aku bersikap dan mengambil segala keputusan.
Air mata menunjukkan kepadaku bagaimana rasa sedih itu , rasa kecewa itu.
Air mata mengajarkan betapa sulitnya menahan luka di dalam hati.
Air mata hari ini akan menjadi air mata terakhir untuk aku menangisi kamu, menangisi aku, dan menangisi kita.
AIr mata memberitahukan aku untuk tidak pernah menyesali setiap kenangan yang telah dibentuk walaupun itu sakit.
Air mata mengajarkan aku artinya kedewasaan dibalik sikap kekanakan.
Air mata mengajarkan ketenangan.


31 Desember 2014


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Seperti Gulali

Gulali itu memiliki rasa manis yang tak terhingga.
Hingga kita terbuai dengan rasa manis yang dihadirkannya.
Namun, terkadang kita lupa ada rasa pahitnya ketika gulali itu akan habis.
Sama seperti kehidupan seorang manusia yang hanya menginginkan keindahan.
Dan melupakan kepahitan yang ada didalamnya.
Cinta pun sama.
Dibalik semua rasa manis yang ditawarkan terdapat kepahitan didalamnya.
Sama seperti gulali.


30-31 Desember 2014


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Coklat Dan Kafein

Coklat dan kafein,
dua hal yang berbeda.
Namun, keduanya mematikan.
Coklat mematikan karena rasa manisnya.
Kafein mematikan karena rasa pahitnya.
Namun, keduanya memiliki kesamaan.
Sama-sama memberikan candu.
Candu yang susah untuk melepasnya.
Sama dengan kehidupan yang kadang manis dan kadang pahit.
Sama dengan coklat dan kafein


29 Desember 2014


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Cermin

Cermin memiliki sisi yang lain dalam kehidupan.
Cermin memiliki dimensi ruang dan waktu yang terbatas.
Sekilas mungkin nampak sama dengan apa yang ada disekitar kita.
Namun, sesungguhnya dia berbeda, sangat jauh berbeda.
Ada kehidupan lain di dalam sana.
Cermin selalu memantulkan apa saha dan terlihat serupa.
Begitu pula dengan kehidupan,
jika kamu melakukan hal yang baik,
maka kamu akan mendapatkan kebaikan.
Jika kamu melakukan hal yang buruk,
maka kamu akan mendapatkan keburukan.
Wahai cermin, maukah kau bercerita tentang kehidupan di dalam sana?



29 Desember 2014


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Mana Yang Dipilih???

Hidup dalam kenyataan dan mimpi.
Manakah yang akan dipilih?
Kenyataan tidak mampu membawaku kemana-mana,
hanya terdiam disini.
Mimpi, dia mampu menerbangkanku, kemana saja.
Indah memang.
Apakah aku harus tertidur selamanya dan bergabung dengan dumia mimpi?
Atau aku harus membuka mata dan melihat kenyataan yang ada di depanku?
Mana yang akan dipilih, kenyataan atau mimpi?




28 Desember 2014


deshitong ^ ^

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments

In Bahan Tulisan

Black And White Frame

Seperti halnya kehidupan yang hanya memiliki dua sisi.
Hitam dan Putih.
Setidaknya itu lah yang orang-orang nilai.
Hitam tak selalu buruk.
Putih tak selalu baik.
Menjadi seorang manusia harus rajin bercermin.
Bercermin pada siapa saja.
Bagi yang menilai kehidupan hanya hitam dan putih bersiaplah untuk menghadapi turbolensi.

Read More

Share Tweet Pin It +1

0 Comments